Bungarampai ini berisi tulisan-tulisan, baik yang sudah diterbitkan dalam bentuk buku, mau pun yang belum atau tidak dibukukan.

15 Oktober 2009

KUMPULAN SAJAK

In Memoriam

BUNG FAJAR SITEPU.

Baru saja kita berpoteret untuk kenangan,
Sama-sama senyum penuh harapan.
Kau sempatkan juga di musim semi berziarah,
Di hari mendung ke makam Ibu Ayah.

Masih terngiang gurauan kita kan terus menulis,
Lanjutkan yang telah dirintis,
Kita sejalan sehaluan,
Pantun dan sajak untuk berlawan.
Bukan nina bobok dan irama pesona,
Tapi muntahkan empedu duka nestapa,
Bebaskan mulut yang dirajut,
Menggugat jahiliyah di kampung yang sudah berlarut.

Dikala:
Bahaya kelaparan melanda jagat raya,
Di Nusantara konglomerat berpesta-pora,
Di musim semi bunga mekar dimana-mana,
Negeri Naga bergelora menyambut pesta olahraga dunia,
Melayang datang dari Utara,
Berita duka FAJAR meninggal dunia.

Duka nestapa tak tersembunyikan,
Melepas kawan sepenanggungan.

Di Langit Ketujuh;
Arwah kaum tertindas riuh gemuruh,
Bersama bidadari mengirai jari-jemari,
Berirama genjer-genjer bersenandung menari,
Menyambut datang arwah kaum sependeritaan.

Betapa usia tiada panjang,
Hidupmu telah diisi,
Secercah urun tuangan kata,
Pantun dan sajak perlawanan.

Harimau mati meninggalkan belang,
Gajah mati meninggalkan gading,
Fajar berpulang meninggalkan sajak dan pantun,
Menggugah kelaliman demi keadilan.

Selamat jalan Bung FAJAR,
Selamat istirahat di alam baqa damai abadi !


2 Mei 2008.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog